
Tengganai.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan mengumumkan terdapat seorang jamaah haji Indonesia yang mengalami patah tulang lutut akibat terjatuh dalam toilet saat sedang wudhu.
Kepala Seksi Kesehatan daker Makkah, dr Muhammad Imran mengungkapkan, jamaah haji<span;> yang mengalami patah tulang lutut berasal dari kloter SUB 002, dan saat ini mendapatkan perawatan di RS King Abdul Aziz.
“Pasien yang patah tulang lututnya akibat kemarin terjatuh di toilet (saat Wudhu). Perlu pemasangan plate, harus dirawat di RSAS,” kata dr. Imran, dalam siaran tertulis melalui laman resmi Kemenkes, Rabu (22/6/2022).
Dia melanjutkan, proses operasi pemasangan plate sudah dilakukan, saat ini pasien sedang dalam tahap pemulihan.
”Saat ini di RSAS untuk pasang plate, sudah selesai operasinya. sekitar 6-8 hari sudah bisa beraktivitas,” tambahnya.
Menurut dr Imran, jamaah haji yang mengalami patah tulang lutut tersebut merupakan salah satu dari dua orang pasien yang sedang dalam perawatan medis lanjutan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
“Satu pasien ada gangguan penyakit jantung. Pasien dengan gangguan jantung ini merupakan jemaah haji dari kloter JKS 008, saat ini mendapatkan perawatan di RS Al-Noor, Makkah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan dan pelayanan kepada jemaah haji yang dirawat di RSAS, lanjut dr. Imran, setiap harinya dilakukan visitasi oleh tim medis KKHI. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien.
”Mereka yang dirawat di RSAS setiap hari dilakukan visitasi untuk menjembatani komunikasi antara pasien dengan dokter yang merawat sekaligus juga kita berikan dukungan moril, kami juga memberikan perhatian sebagai keluarga sehingga pasien termotivasi untuk sembuh,” katanya. (Red)


Discussion about this post