Tengganai –
Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi membuka ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP se-Kota Jambi. Kegiatan tersebut digelar di lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (6/5), dan berlangsung meriah dengan penuh semangat dari para pelajar.
Dalam kesempatan itu, Maulana menegaskan pentingnya mengarahkan energi anak-anak ke kegiatan yang lebih positif melalui olahraga dan seni. Menurutnya, ajang O2SN dan FLS3N bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda.
“Ini ada cabang olahraganya, ada seninya. Semua anak-anak kita sehat, semangat, dan penuh tawa bahagia. Ini yang penting,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Ia juga menyoroti perubahan pola hidup anak di era digital saat ini. Maulana menegaskan bahwa anak-anak di bawah usia 16 tahun seharusnya tidak lagi bergantung pada media sosial secara berlebihan. Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak.
“Kita ingin menggeser paradigma. Anak-anak di bawah 16 tahun tidak boleh lagi menggunakan media sosial berjam-jam. Energi mereka harus kita alihkan ke aktivitas fisik, olahraga, seni, dan budaya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maulana mengapresiasi peran para kepala sekolah, guru PJOK, dan guru seni budaya yang telah aktif mendorong siswa untuk lebih banyak bergerak dan beraktivitas di luar kelas. Ia bahkan menekankan pentingnya kebijakan sekolah yang memberi ruang bagi siswa untuk aktif secara fisik setiap hari.



Discussion about this post