• Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Informatif & Inspiratif
Advertisement Banner
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud
Informatif & Inspiratif
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud

Home » Dari TPS Menjadi Ruang Hijau, Pemkot Jambi Ubah Titik Kumuh Jadi Taman Kota

Dari TPS Menjadi Ruang Hijau, Pemkot Jambi Ubah Titik Kumuh Jadi Taman Kota

by Redaksi
15/05/2026
in Pemerintahan
0
PostTweetShareScan

Bacajuga

Per Tanggal 18 September, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ untuk Jenjang TK/PAUD dan SD Kelas 1 Sampai 3

Investasi Boleh Berkembang, DPRD Kota Jambi Tegaskan Izin dan Dokumen Wajib Lengkap

Pemkot Jambi Siapkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Hanguskan 19 Rumah di Jelutung

Antisipasi Krisis Air, Ketua DPRD Kota Jambi Minta Perusahaan Kerahkan Tangki Air

Wali Kota Maulana Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026, Kampung Bahagia Jadi Inovasi Unggulan Kota Jambi

Pemkot Jambi Siagakan 21 Mobil Tangki Hadapi Kekeringan hingga September 2026

TENGGANAI.CO.ID, JAMBI  – Pemerintah Kota Jambi mulai bergerak masif menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sejumlah titik strategis. Langkah itu ditandai dengan gotong royong penutupan TPS di kawasan Kelurahan Orang Kaya Hitam (OKH), Kecamatan Pasar, dan TPS di RT 06 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Jumat (15/5). Wali Kota Jambi Maulana turun langsung memimpin kegiatan bersama jajaran lintas instansi, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, camat, lurah, hingga unsur TNI dan aparat kewilayahan.
Dalam wawancaranya usai kegiatan, Maulana mengatakan penutupan TPS dilakukan karena sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat mulai berjalan melalui program OPBM atau Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat. Dengan sistem itu, sampah warga tidak lagi dibuang ke TPS terbuka, melainkan dijemput langsung dari rumah ke rumah menggunakan bentor sampah yang telah disiapkan di setiap wilayah.
“Pagi hari ini saya didampingi kepala dinas lingkungan hidup, Kadis PU, camat, lurah, dan unsur Danramil melakukan penutupan TPS di wilayah OKH. Selama ini sampah berserakan di sana, menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menularkan penyakit. Sekarang sudah ada OPBM, sudah ada bentor dan operatornya, jadi sampah akan diambil langsung ke rumah-rumah,” ujar Maulana.
TPS di kawasan Orang Kaya Hitam dipilih sebagai salah satu prioritas penutupan karena berada di kawasan ekonomi dekat Pasar Buah. Selama ini titik tersebut kerap dipenuhi tumpukan sampah yang mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun pedagang. Pemerintah Kota Jambi pun memastikan lokasi bekas TPS nantinya tidak dibiarkan terbengkalai.
Maulana menyebut lokasi tersebut akan ditata ulang menjadi taman kota bekerja sama antara Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup. Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari transformasi wajah Kota Jambi menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Usai dari Kecamatan Pasar, Maulana melanjutkan peninjauan gotong royong penutupan TPS di RT 06 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung. Di lokasi itu, ia kembali menegaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis OPBM akan menjadi solusi utama dalam menghapus kebiasaan masyarakat membuang sampah di TPS liar maupun resmi.
“Ini jalan protokol dan jalan lintas, jadi tidak boleh lagi ada TPS. Masyarakat harus mulai terbiasa bahwa sampah diambil dari rumah-rumah menggunakan bentor. Kalau sudah 100 persen berjalan, maka TPS akan kita tutup semuanya,” katanya.
Tak hanya mengangkut sampah, program OPBM juga dirancang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Maulana menjelaskan nantinya sampah akan dipilah sejak dari rumah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah plastik dan limbah rumah tangga bernilai jual akan dikumpulkan oleh operator bentor dan dicatat sebagai tabungan sampah.
Di depo pengumpulan, sampah akan ditimbang menggunakan sistem digital dan aplikasi khusus. Hasil penjualan sampah tersebut akan menjadi tabungan bagi operator bentor maupun warga. Bahkan, menurut Maulana, sistem itu dapat membantu menekan biaya operasional hingga menjadi modal penggantian armada bentor di masa depan.
“Misalnya satu bentor hari ini menghasilkan tabungan Rp50 ribu dari sampah yang dikumpulkan. Kalau diakumulasi selama sebulan jumlahnya besar. Itu bisa mengurangi biaya OPBM atau menjadi tabungan membeli bentor baru beberapa tahun ke depan. Jadi sampah punya nilai ekonomi,” jelasnya.
Saat ini, Pemerintah Kota Jambi mencatat terdapat sekitar 200 TPS resmi dan lebih dari 300 TPS liar yang tersebar di berbagai wilayah. Penutupan TPS dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan armada bentor dan sistem OPBM di setiap kecamatan. Namun Maulana memastikan, jika seluruh wilayah sudah memiliki armada dan operator yang memadai, penutupan TPS akan dilakukan secara masif di seluruh Kota Jambi.
“Sekarang masih bertahap di setiap kecamatan sambil menunggu bentor siap semua. Nanti kalau sudah lengkap, akan kita tutup semuanya secara masif. Kebersihan ini tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak masyarakat ikut bergabung dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan,” pungkasnya.(*)

Tags: Pemkot Jambi
Previous Post

Maulana Tegaskan Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan, Satgas Bahagia Siap Bertindak

Next Post

TPS Ditutup Bertahap, Wali Kota Maulana Ubah Sistem Sampah Kota Jambi

Next Post

TPS Ditutup Bertahap, Wali Kota Maulana Ubah Sistem Sampah Kota Jambi

DPRD Kota Jambi Harapkan Koperasi Jadi Motor Ekonomi Kelurahan

Dari Kampung Bahagia, OPBM, hingga Angkutan Pengangkut Sampah Berbasis Digital Cara Pemkot Jambi Tuntaskan Masalah Sampah

Maulana Tegaskan Arah Baru Pembangunan Kota Jambi: Bahagia, Maju dan Berkelanjutan

HUT ke-80 Kota Jambi, Maulana Fokuskan Pembangunan yang Dekat dengan Kehidupan Warga

Discussion about this post

Peringkat

  • Oknum KPA dan Pejabat UPKBJ Muaro Jambi Diduga “Kangkangi” Aturan

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Diduga Kangkangi Aturan Soal Sanggah Banding, Ini Tanggapan Pokja UKPBJ Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Soal Dana Sewa Kapal Terbang Rp 17 M, Karo Kesramas Jambi Bungkam

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kisruh UKPBJ dan Kontrakor, Begini Respon PJ Bupati Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Pelepasan Purna Bhakti Kajati Jambi, Ini Harapan Gubernur Al Haris ke Sapta Subroto

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • PJ Bupati Muaro Jambi Lantik M Fathoni Jadi Kades Solok Kumpeh Ulu

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • AMPG Jambi Kecam Tudingan Haris Pratama Soal Airlangga Hartarto

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Rahman  S Sy MH Pimpin DPC Peradi Batanghari-Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Manajemen PT Tio Logistik Cargo Jambi Diduga Menolak Bayar Gaji Pekerja

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • DPR Minta KemenPAN-RB Siapkan Skema Jelas Terkait Nasib Tenaga Honorer

    332 shares
    Share 133 Tweet 83

Tengganai

  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan

Alamat kantor di Jalan HM Yusuf Singedekane Lorong Purnawira No 07 RT 21 Kelurahan Sungaiputri Kecamatan Danausipin

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud

Alamat kantor di Jalan HM Yusuf Singedekane Lorong Purnawira No 07 RT 21 Kelurahan Sungaiputri Kecamatan Danausipin